Surat Cinta (1)


Kepada lelaki yang tengah berjuang menjadikanku sebagai pilihan yang terbaik,
Diantara lagu-laguan sendu nan menguras kebahagiaan, selalu ku pilih untuk tetap mencintaimu. Karena kau tahu aku terlalu bodoh untuk meninggalkan kisah. Terlalu penakut untuk membuat pilihan lain. 

Kepada lelaki yang tengah berjuang menjadikanku sebagai pilihan yang terbaik, 
Entah harus berapa banyak kata terima kasih yang harus ku ucapkan atas segala peluh yang kau keluarkan. Entah harus berapa banyak kata maaf yang harus ku ucapkan atas segala keegoisanku yang membuatmu semakin tertekan. 
Tapi percayalah, akupun tengah memperjuangkanmu sebagai pilihan yang terbaik pula.

Kepada lelaki yang tengah berjuang menjadikanku sebagai pilihan terbaik,
Tetaplah berjuang. Sebagaimana doaku yang selalu bermuara pada mu, semoga peluhmu selalu bermuara pada Ibu, yang kemudian mengalir pula kepadaku. 
Tetaplah berjuang, hingga kau mampu membuktikan padaku bahwa rindu ini berujung nikmat.


-Sajak Inspirasi-
Gresik, Maret 2017

Komentar