Deja Vu


Pernah ku tatap itu,
biru-biruan dan tiang, langit abu-abu
bersandar sebagian,
berdiri satuan merah-hitam dan abu
tertawa riang dan pemerhati duduk manis diatara pintu

Pernah ku lihat itu,
susunan dudukan sedemikian hingga 
tepat hitungan
sama gelapan
syahdu laguan serupa sepenggal ingatan
pemerhati tersenyum diantara manusia barisan belakang
dalam kotak bermotor bergerak menuju tempat semula
meski sempat bergunjing 

Pernah ku lalui ini dan itu
dengan lihatan yang serupa
dengan dengaran yang senada
dengan rasaan yang selaras
hanya saja satu diantaranya, klise yang datang sebelum terbangun di tiga perempat malam

-Sajak Inspirasi-
Kediri, Juni 2016

Komentar