Bermula Dari:


Setadi,
di antara para pejuang diskon dan bau-bauan segala rupa
sebuah kalimat datang bak wahyu dari Malaikat Jibril yang disampaikan untuk kali pertama.
               "Bacalah.." begitu seruannya
Segera ia berlari,
meraih bait-bait kata berjudul "DEAR KAMU" pada barisan keempat lajur kanan.
                Tertanda: May 20, 2014
                Sebuah karya romantis bagai makan sekardus kismis

Setadi,
diantara riuh jam dinding yang berdetak melambat
dan gemuruh wing wing serangga halus penikmat darah,
Sebaris demi sebaris yang menciptakan syahdu
semakin menderu dengan tetesan rindu
semakin deras menuju kalbu
mengukir pekat tanpa arahan yang menentu
hanya hati yang menuntun ucap,
menyibak abjad menuju temu pada setiap sujud
                "Kamu... Jodohku"


-Sajak Inspirasi-
Gresik, Januari 2017

Komentar