Lelaki Seperenam Usia yang Mendoa


Kami disini,
dibelahan bumi yang ingin ku jamah setiap incinya
diantara tumpukan surga yang membiaskan kebiruan berbatas aliran yang senada
diatas lahan terserpih saat kaki menerpa diri
didalam hanyut lambaian ombak memanja laksa

Kami disini,
di satu sisi bagian terdalam aliran tepi
menyaksi terik yang bergerigi
menunda alasan untuk bermimpi

Dia disini,
bercakap resmi tentang dua manusia yang dianggap bersih
sembari mengulur tangan mendoa kebahagiaan
mengajak neptunus mengamini
mengulur semangat,
membawa Tuhan untuk mengucap kun fayakun

Apalah di kata,
senyum simpul itu memakna kata 'amin'...

-Sajak Inspirasi-
Jember, Juni 2016

Komentar