"Mam, ku dapati pasir pagi ini rupa abu-abu, jalanannya tergenang pasir sebagian. Mungkin hujan turun sepanjang malam saat kita bercengkrama dengan mimpi. Awan semburat dan kabut yang menggaris, menghias. Sedikit memperbaiki letak diri di depan lensa...
Manusia, manusia
Kuda, kuda
Mesin, mesin
Mereka menyatu untuk membuat ritme
memangkas lompatan dan turunan
meraih awan
mengkamuflase sudut pandang
Mengambil gambaran berjuta-juta untuk akhirnya memilih satu yang telah tersimpan dalam imajinasi diri.
Mam, sebenarnya apa yang mereka lakukan?"
"Nak, Mereka hanyalah makhluk-makhluk yang mengerti tentang hakikat TERBAIK"
-Sajak Inspirasi-
Bromo, Juni 2016

Komentar
Posting Komentar