Kemudian ia mengerucut,
membentuk butiran layaknya serpihan debu
menyadarkan kebutaan yang selama ini terpelihara
Mungkin ada satu titik dimasa lalu yang mencoba menggelitik
dan menstimulasi kecerdasan
namun terbawa arus yang lain...
mungkin...
Tapi bukankah Tuhan memang merancang kehidupan seperti ini?
Manusia...
selalu menatap satu hal yang diinginkan
tanpa sekali-kali menengok dunia lain yang lebih terbutuhkan
Karna yang terlukiskan dalam surganya
hanyalah setitik cahaya diantara malam tanpa bintang
sedang ia lupa bahwa bulan dan bintang selalu memandangnya dari langit
-Sajak Inspirasi-

Komentar
Posting Komentar