Messages (December)

12 Desember 2012
I'll give you pearls of rain comming from countries where it doesn't rain

13 Desember 2012
Sejuta bintang kelak kan raib semasa langit dibelah
pun belum seterang bintang surga
diluar batas kosmis
Biar tertata kota-kota tak berdimensi
di ruang-ruang hampa duniamu
hingga kau tau bahwa misteri tak terpetakan jemari
dan tulisan tangan tanpa cinta

14 Desember 2012
Haruskah ku bingkai jejak tapak lugu untuk pahami alur kalbu?
Sebaris konstelasi bintang menyapa rindu bunga hati
Ketika mataku menyimpan kenangan masa bercerita dengan bintang
dan dendang lagu kasih di sela kecupan rembulan sahur
Akan kuingat engkau karena mataku tak berkarat untuk dapat mencapai vega
-Bait Bintang-

15 Desember 2012
>> Diantara jajaran saput putih aku terduduk diam
Memandang sejuta ambisi hitam beserta mentarinya
memaknai huruf hidup yang menari-nari diatas roda terbang
menenggelamkan sejenak baitan kegemaran bersama bait bintang

>> Keberdirianku disudut menara ini tersapu bersih gumaman canda
tertampar jutaan tawa gadis manis sandingan raja yang terhempas setitik air hujan
inilah raga dambaan sejuta rasa
yang kau sentuh dengan acuhan

16 Desember 2012
Ku sentuh setitik tangga nada pagi
bersama kehijauan mentari malam dihadap merah
berkilauan merah dan kuningan kesejukan
dibalik prisma kristal itu,
kudendangkan nyanyian hujan yang mengalir timur laut

17 Desember 2012
Keberdirian hujan ditarik petang
Keindahannya hanya ku sapa 'ya'
Bukanlah alegori yang tertebar, hanya sejuta rintiknya menyilaukan

>> Diantara sajak Tuhan wajahmu terbersit sekilat
Diantara ucap khilafah namamu terdengar bernada
Diantara alam bawah sadar sosokmu berdiri tegap nan tersenyum indah
mengembalikan titik-titik dunia yang seharusnya menggaris

18 Desember 2012
Aku kirimkan padamu seuntai sajak yang berarak seperti awan pada malam sunyi
Mentari yang berpuisi pada pelangi
ketika mata senyap menatap rahasia yang dibingkai kristal aura anak manusia

19 Desember 2012
Diantara sejuta alasan, ada 1 alasan yang paling mendasar mengapa aku menyukai hujan. Yaitu karena aku melihat bayanganmu disetiap bulir air hujan yang turun

20 Desember 2012
>> Dengarlah sajak-sajak yang ada di sisimu
yang mau mendengar seluruh decak darah yang kau tuang dalam bumi pertiwi
yang membantumu berdiri saat kaki-kakimu lenyap
yang senantiasa memberi keikhlasan walau kau telah menjadi sajak yang hilang

>> 1 warna yang berspektrum Indah, melahirkan sejuta titik yang bergaris-garis
melengkung dengan cahaya keemasan
menebarkan kunang-kunang malam yang menari-nari
mengisahkan betapa agungnya sebuah senyuman dibalik senja

21 Desember 2012
>> Sajak hujan berirama
memecah keheningan bayang-bayang nahkoda
angin yang bersanding menggradasi embun dibalik jendela
tangisan nakal yang bermelodi, menyejukkan
sampaikan pesan hati dari belahan bumi yang berbeda

>> Biru dilangit jingga
menandakan sebuah paradoks di musim hujan
Mentari yang tertutup awan kelam
entah bersimetri dengan alam atau bulan sabit

>> Betapa rasaku akan hidup menjadi dunia yang ku harap
tanpa tangisku, tanpa dukaku
ini mimpiku...
Namun hati telah tergetar untuk rasa yang sirna
jantung akan tetap berdetak dalam mati, dalam gelap

22 Desember 2012
Rindu diawang-awang
menggoda hujan dengan nistanya
merajuk,
mengais-ngais dengan satu kilatan
robohkan dataran tua setinggi Himalaya dan  booommm...
Meluap

23 Desember 2012
Ketika hujan lenyapkan dahaga
ketika angin berhembus bahagia
bukanlah hari ini hijau bisu
melainkan hari yang hilangkan candu pesona semu

24 Desember 2012
Dimensi yang bersedimentasi melahirkan jutaan kehangatan merah menyala
Terkotak-kotak dalam seputung rokok marlboro dimalam senja
tiap butir abu yang terbawa angin bersatu bersama mural jauh dari hadap mata
dan disini, masih berdiri segudang tanda tanya

25 Desember 2012
>> Sebidang lapang disudut barat menghalangi hangat mentari yang menyapu wajah
aku bergeser sejengkal memastikan mentari itu masih setia bercengkrama dengan alam
tapi yang aku lihat hanya bongkahan pantai yang jatuh entah dari mana

>> Menjadilah senyum atas izin hamba
dendangkan indah bersama dawai suci
berdirilah disini, ditengah laut merah merona

>> you have to believe that as hard as everything misght try, it could not break your spirit.

26 Desember 2012
Disini,
diantara ceramah petang hari
diantara ilmu yang terucap semakna
kau bersenandung keras tanpa rasa bersalah
kau menari dengan lincahnya dalam angan
tanpa terkontrol untuk melenyap

27 Desember 2012
Merah hijau dibawah air terjun
terhapus
membaur bersama air hijau pekat
termakan nila putih abu-abu
terserpih
menjadi butiran-butiran embun pagi yang melekat erat di daun cemara
sejuk menyapa dengan nyanyian Paris Van Java

Masih tentang hujan yang berteman dingin malam
ku peluk sisa-sisa rintiknya dengan hangat
ditanah berbukit ini hujan lebih riang,
hujan lebih ramah,
hujan lebih hijau biru
adakah dibawah langit surabaya ia menyapa mu seperti ia menyapaku?

29 Desember 2012
Sometimes people are beautiful.
not in looks, not in what they say. Just in what they are.

31 Desember 2012
Hiruk pikuk disudut kota
semburat gemerlap langit pekat bertabur bintang bakaran
Muda mudi diujung trotoar menekan klakson
meniup jutaan bunyian
menghentikan dewa kesunyian
Dan aku disini
terjerembab bersama keindahan detik akhir
diantara tunjungan, tercipta untukmu, kebahagiaan, suara, dan fotografi
Happy New Year :)

-Sajak Inspirasi-

Komentar