Di akhir cerita urutan kehidupan
menangis menanti masa menggulung
melumat nyawa yang hilang
nyawa yang meraung-raung
meminta kembali
memohon tetap tinggal
Aku,
penyaksi kederitaan semu
pendengar jeritan kesengsaraan
sebelum rasa tlah hampa
sinar tlah lenyap
senyum tlah musnah
menanti semua mata menangis
hati memahami kebisuan
dan kepasrahan jiwa kasih sayang
Hanya 92
ku hitung satu persatu melepuh
perlahan yang menyesak otak
menyeruak masuk tanpa mampu berintih
menyaksi utusan mencabut
dengan senyum
dengan keikhlasan
dengan kerelaan
hingga ubun-ubun memucat
Teruntuk : Niko Alan Amalan
semoga surga memelukmu dalam damai
-Sajak Inspirasi-

Komentar
Posting Komentar